Rezeki Arisan

Arisan adalah salah satu bentuk upaya untuk memelihara silaturahmi dengan orang lain. Entah saudara, teman, lingkungan rumah,  atau kantor. Hanya saja silaturahmi yang terjalin dalam arisan ini memiliki nilai tambah. Yaitu adanya kesempatan  mendapatkan sejumlah uang,  berdasarkan kesepakatan yang telah diatur bersama. 
Dari beberapa  anggota didalamnya,  ada yang mengatakan senang mendapatkan uang arisan menjelang akhir periode. Alasannya mayoritas karena,  jika mendapatkan uang arisan di awal periode,  membuat mereka malas dan berat menyetorkannya. Bahkan secara ekstrem mereka mengatakan,  bahwa itu sama saja dengan membayar hutang. 
Beda halnya jika mendapatkan uang arisan  di akhir periode. Mereka akan berpikiran, bahwa uang yang selama ini mereka setorkan akan bersifat sebagai tabungan. Maka itulah sebabnya mengapa ada seseorang yang menolak,  jika mendapatkan uang arisan di awal periode. Sehingga sering memberikan kesempatan tersebut kepada orang lain. Hal ini jika yang bersangkutan,   memang tidak membutuhkan uang pada saat itu.
Tetapi  jika seseorang memang membutuhkan uang, tentunya ia sangat-sangat berharap akan mendapatkan uang arisan di saat yang tepat. Dan ketika  mendapatkannya ia akan bersorak  dan bersyukur,  karena beroleh rezeki seperti harapannya. 
Berbicara tentang penolakan pada saat mendapatkan arisan, bukankah sebenarnya pada hari itu ia mendapatkan rezeki? Takdir dari Yang Mahakuasa telah menentukan,  pada hari itu seseorang berhak mendapatkan rezeki dalam bentuk apapun. Bahkan dalam bentuk uang arisan. Sehingga bukankah ketika ia mendapat arisan di waktu yang tidak diharapkan,  kemudian mengeluh, hal itu menjadi tidak pantas dilakukan? Itu berarti sama saja,  dengan menolak kemurahan dari Sang Maha Pemberi. 
Sehingga menurut saya, alangkah baiknya kapanpun waktu yang ditentukan untuk menerima rezeki,  maka sudah sepantasnya kita tidak mengeluh atau menolaknya. Terima sajalah semua rezeki itu dengan rasa syukur dan bahagia. Dan yang terpenting adalah gunakan rezeki tersebut dengan benar. Manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan penting  saat itu. Jangan menghamburkannya untuk sesuatu yang tak jelas. Dan jangan lupa pula untuk berbagi kebahagiaan,  dengan orang lain yang membutuhkan. 
Dan  hari ini saya mendapatkan arisan kantor. Wow alhamdulillah. Saya bahagia dan  bersyukur dalam hati. Satu hal yang saya pelajari, rezeki akan datang terus kepada kita. Asalkan kita selalu berdoa, bersyukur,  dan berbaik sangka kepadaNya.

2 thoughts on “Rezeki Arisan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *