Uncategorized

Niat Berbanding Lurus dengan Doa

         
                     Sumber gambar : www.google.com

Siang ini di kantor saya kedatangan tamu yang istimewa. Pada awalnya beliau hanya mengurus keperluannya, terkait pencairan dana asuransinya. Sebagai karyawan saya berusaha membantunya, dengan memberikan pelayanan yang terbaik.
Beberapa lama kemudian, pembicaraan kami berlangsung seru. Salah satu yang membuat saya tertarik ketika beliau mengatakan, jika di masa lalu beliau berkacamata karena minus matanya tergolong besar. Namun minus mata tersebut sudah berkurang, bahkan sekarang beliau tidak menggunakan kacamata lagi.
Saya pun penasaran ingin mengetahui, bagaimana cara beliau mengurangi minus matanya. Akhirnya terdengarlah jawaban beliau. Ternyata minus mata tersebut berkurang hanya dengan mengonsumsi jamu tradisional. Tetapi ada satu hal lagi  yang sungguh menakjubkan. Beliau setiap hari berdoa untuk kesembuhan matanya. Dan beginilah cara beliau berdoa “Ya Allah, berikanlah kesembuhan pada mataku ini, karena aku ingin mengaji setiap hari.”
Saya tercengang mendengarnya sehingga hanya bisa mengatakan “Oh begitu ya, Bu. Alhamdulillah.” Kemudian si nasabah tadi berkata bahwa setiap hari beliau memang berusaha untuk bisa mengaji. Dan tidak ingin kegiatan mengajinya terhambat oleh kondisi matanya. Maka jadilah doa tersebut yang beliau panjatkan setiap hari. Alhamdulillah Allah mengabulkannya.
Dari cerita si nasabah yang baik hati ini, saya bisa mengambil kesimpulan. Bahwa setiap doa memiliki kekuatan. Setiap doa memiliki kesempatan untuk dikabulkan. Hanya saja bagaimana niat yang menyertainya. 
Ketika suatu niat baik muncul dari dalam diri, melakukan sesuatu yang disukai Allah, maka meskipun dalam kondisi yang serba kekurangan, yakinlah bahwa semua doa yang dipanjatkan akan dikabulkan olehNya. 
Tinggal melihat saja bagaimana wujud terkabulnya doa tersebut. Apakah Allah mengabulkannya dalam bentuk memenuhi apa yang kita inginkan. Ataukah mengalihkannya dalam bentuk lain yang sebenarnya tidak diinginkan, tetapi menjadi sesuatu yang sebenarnya sangat kita butuhkan.
Sehingga menurut saya,  niat baik akan berbanding lurus dengan terkabulnya doa.
Jadi kuatkan niat dalam hati untuk selalu melakukan perbuatan baik, maksimalkan usaha untuk menjalankannya, dan berdoalah. Niscaya dia akan terkabul sesuai dengan harapan.

Saya ibu rumah tangga yang ingin bercerita, berkisah dan belajar lewat sebuah tulisan.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *