Uncategorized

Akhirnya Saya Bisa Menulis Hari Ini

Bergabung dengan komunitas One Day One Post, sempat membuat saya ngos-ngosan. Bayangkan saja. Komunitas ini mengharuskan para anggotanya untuk menulis setiap hari, dan mempostingnya di blog pribadi. Tanpa jeda satu hari pun. Alhasil, kita semua harus memiliki ide-ide kreatif,  agar bisa memenuhi semua tugas yang diberikan.
Pada awalnya mungkin mudah dilakukan. Tetapi semakin mendekati akhir, saya merasakan sedikit keteteran. Ditambah dengan aktivitas harian sebagai karyawan. Pulang kantor pun masih disibukkan dengan beralih peran,  sebagai ibu rumah tangga.
Saya biasanya menulis setelah menyelesaikan aktivitas kantor, atau sampai di rumah. Tetapi sudah beberapa hari ini saya harus menggantikan teman yang sedang cuti. Akibatnya saya harus berjuang menulis malam hari,  dan itupun setelah anak tertidur. Sehingga memposting di blog pribadi, juga hampir mendekati batas waktu yang telah ditentukan.
Seperti hari ini. Saya masih menggantikan tugas teman. Membayangkan banyaknya tugas yang akan dikerjakan hari ini, ditambah kesibukan nanti sore menemani anak sepulang kantor, serta fakta bahwa belum menulis satu kata pun, membuat saya merasa panik seketika. Dan ups, ternyata hari ini giliran saya menjadi bintang tamu, dalam kegiatan bedah tulisan di komunitas ini. Oh, tidak! Kepanikan jadi semakin bertambah.
Sebenarnya saya sudah mempunyai satu tema yang bisa ditulis. Hanya saja topiknya agak sedikit berat, sehingga saya putuskan berganti haluan. Saya mencoba mencari topik tulisan yang ringan. Dan ahaaaii, saya sudah menemukannya.
Akhirnya dengan membaca Bismillah, saya tuntaskan semua pekerjaan kantor. Lalu meraih handphone kesayangan. Dan mengalirkan tulisan sederhana ini, yang berjudul “Akhirnya Saya Bisa Menulis.” 
Berawal dari rasa pesimis, apakah bisa menuliskan satu tulisan hari ini dan mempostingnya di blog pribadi, ataukah benar-benar tidak terlaksana. Hore Alhamdulillah. Ternyata kekhawatiran saya tak terbukti. Akhirnya saya benar-benar bisa menulis. Dan semuanya berawal dari kuatnya tekad. Tak lupa awali semua dengan Bismillah.

Saya ibu rumah tangga yang ingin bercerita, berkisah dan belajar lewat sebuah tulisan.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *