Uncategorized

Jangan Bermain-main dengan Kesehatan

Beberapa hari lalu salah satu teman kantor,  tiba-tiba harus dirawat intensif di rumah sakit. Setelah ditelusuri ternyata penyakit jantung si teman kambuh lagi. Ditambah dengan penyakit berat lain yang turut menyerang tubuhnya.
Sempat terkejut juga mendengar kabar ini. Sebab selama ini,  saya melihat kondisi kesehatan si teman baik-baik saja. Tak pernah terdengar cerita,  bahwa beliau  sedang menderita penyakit yang cukup parah.
Tetapi menurut penuturan teman-teman  lain, sebenarnya beliau sudah menderita penyakit jantung cukup parah. Plus kolesterol dan tekanan darah yang terkadang naik. Dan sehari sebelum dirawat di rumah sakit, beliau mengonsumsi makanan sate kambing dalam jumlah banyak. Tak lupa makanan berbahan dasar bebek pun beliau santap setelah itu. Alhasil tanpa ia sadari penyakit tersebut kambuh tanpa sanggup beliau hindari.
Begitulah. Beberapa diantara kita sering bermain-main dengan kesehatan diri sendiri. Katakanlah seperti mengonsumsi makanan yang tidak seimbang kadar gizinya. Itupun kita konsumsi dalam jumlah besar, seolah tak ada kesempatan lain untuk memakannya. Sering tidak menyadari kekuatan sendiri dan terkesan rakus dalam menyantap makanan. Jarang pula mempelajari bagaimana kandungan gizi dalam makanan yang kita santap.
Ada pula orang yang telah menyadari kondisi kesehatan tubuhnya. Namun tetap saja bandel dan tetap menyantap makanan yang sebenarnya tak boleh ia santap. Ketika orang lain memberi nasehat dengan santainya menjawab “Ah, tidak apa-apa kalau cuma sekali saja.”
Dan ketika sudah terserang penyakit, beragam pula ulahnya. Ada yang benar-benar menyesal dan mulai menata pola hidupnya. Seperti banyak mengonsumsi makanan sehat serta rajin berolahraga. Tetapi ada pula yang kembali melakukan kebiasaan lamanya.
Untuk itulah maka setiap orang wajib untuk memperhatikan kesehatan dirinya sendiri. Sebab jika sudah terserang penyakit, yang merasa rugi adalah diri sendiri. Tak hanya itu. Anggota keluarga lain pun akan merasa bersedih,  atas kondisi kesehatan kita yang buruk. 
Usia manusia sudah ditentukan oleh Yang Mahakuasa. Akan tetapi hendaknya semua orang bijak dalam mempertahankan kesehatan tubuhnya. Setidaknya kesehatan diri sendiri tak tergadai oleh kebiasaan kita yang suka bermain-main dengannya. 
Setuju?

Saya ibu rumah tangga yang ingin bercerita, berkisah dan belajar lewat sebuah tulisan.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *