Gaya Hidup Ini yang Akan Saya Lakukan di Tahun 2018

Setiap manusia di dunia ini pasti memiliki gaya hidupnya masing-masing. Atau dalam bahasa kerennya disebut lifestyle. Lifestyle inilah yang sedikit banyak akan berpengaruh,  terhadap kualitas hidupnya di masa datang. Dan ternyata gaya hidup saat ini sudah menjadi bagian dari resolusi,  yang selalu ia canangkan menyongsong pergantian tahun.
Beberapa hari ini pun saya termasuk salah satu orang yang mulai berpikir. Kira-kira apa yang akan saya lakukan di tahun depan terkait dengan gaya hidup. Perubahan apa yang akan saya rencanakan dalam hidup ini?  Bagaimana cara mewujudkannya?  Apakah perubahan gaya hidup ini akan mampu membuat saya menjadi lebih baik lagi?

  1. Bijak mengatur keuangan. Perubahan pertama yang akan saya lakukan adalah belajar mengatur keuangan dan mulai berhemat. Adalah menjadi naluri tersendiri bagi seorang perempuan, bahwa ia selalu gelap mata jika melihat suatu barang baru. Terlebih jika barang tersebut sudah ia idamkan sejak lama. Seringkali tanpa berpikir langsung saja membeli barang incarannya. Padahal terkadang ia belum memiliki uang lebih. Godaan iri hati melihat teman lain bisa membeli ini dan itu,  juga kerap kali membuat seseorang membelanjakan uangnya tanpa sisa. Untuk itulah saya ingin belajar kembali cara mengatur keuangan dan bijak menggunakannya. Jika pandai mengatur keuangan maka niscaya kelangsungan hidup akan lebih terjamin.
  2. Menabung.  Selain berhemat dan bijak memilah tingkat kepentingan,  dalam membeli atau mengonsumsi sesuatu, saya juga akan melakukan hal kecil namun terkadang sulit diwujudkan. Yaitu menabung. Entah menabung uang di bank, dalam celengan ayam, atau berupa investasi seperti emas. Menabung uang di bank bisa saya lakukan demi keamanan. Sedangkan menyimpan uang dalam celengan ayam selain  untuk melatih konsistensi, hal ini juga berpotensi dapat membantu kita dalam mengatasi satu kesulitan,  yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi. Tabungan berbentuk investasi emas, sangat berguna untuk kehidupan jangka panjang, karena nilainya yang terus bertambah dari waktu ke waktu.
  3. Asuransi. Sebagai seorang karyawan yang bekerja di suatu perusahaan asuransi, saya banyak  belajar bahwa sangat penting bagi seseorang,  untuk memiliki tabungan jenis ini. Asuransi sebenarnya juga berupa tabungan. Hanya saja sifatnya dipaksakan,  karena setiap bulan kita harus menyisihkan uang,  untuk membayar nilai premi asuransi tersebut. Namun meskipun dipaksakan, tabungan berjenis asuransi ini sangat bermanfaat bagi diri sendiri dan keluarga. Katakanlah seperti berguna bagi pendidikan anak, tabungan pensiun, atau jika mengalami musibah. Bahkan ada pendapat mengatakan, bahwa orang yang sangat senang berasuransi, menunjukkan bahwa ia memiliki kecerdasan finansial.
  4. Perubahan perilaku. Saya termasuk seseorang yang banyak memiliki sifat negatif. Seperti pemalu, tidak percaya diri, sering merasa ragu-ragu. Hal inilah yang sering membuat saya selalu merasa rugi karena tertinggal. Juga ada kalanya salah dalam mengambil keputusan. Sehingga inilah yang  pastinya akan menjadi salah satu hal penting yang akan saya lakukan di tahun depan. Yaitu membuang sifat-sifat negatif dan membangun perilaku positif, serta tak pernah berhenti belajar,  agar kualitas hidup lebih meningkat dan berprestasi.

Tahun baru selalu identik dengan semangat baru. Banyak hal selalu direncanakan seseorang,  untuk melakukan perubahan dalam satu tahun mendatang. Tentunya tak hanya merencanakan saja. Alangkah baiknya jika berusaha keras untuk mewujudkannya dalam satu tindakan nyata. Agar resolusi tahun baru tak hanya sekedar ucapan belaka. Semangat!!

#onedayonepost
#nonfiksi
#resolusigayahidup2018

8 thoughts on “Gaya Hidup Ini yang Akan Saya Lakukan di Tahun 2018”

  1. Ini banget nih yang harua aku perbaiki. Berhemat. Duhhh, aku paling nggak bisa berhemat kalau disuguhkan dengan peluncuran buku baru atau diskonan buku.seperti harbolnas kemarin. Sebenernya budget untuk buku udah abis. Tapi kemarin belanja juga. Uangnya di ada-adain hahahaha…

  2. Mengatur keuangan hmmmm…
    Ini yang diperlukan setiap anak manusia tidak hanya kaum hawa. Kaum adam pun perlu melakukan hal demikian, dengan adanya kartu sakti seringkali seseorang lupa akan pengaturan keuangan. Sehingga pendapatan tidak berbanding lurus dengan pengeluaran. Naaah mengapa pengaturan keuangan dibutuhkan, dan hal ini pun diajarkan dalam Islam.

    Resolusinya kereen mbak.. Semangat terealisasi. Good Lifestyle.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *