Atasi Kebuntuan dalam Menulis dengan Lima Cara Sederhana Ini

Entah mulai kapan tepatnya, saya mulai suka menulis. Tiba-tiba saja saya sudah mencoba membuat beberapa tulisan, serta bergabung dalam komunitas menulis.
Seiring dengan bergabungnya saya dalam beberapa komunitas menulis, jujur ada banyak ilmu yang didapat. Salah satunya bahwa hanya ada satu cara, untuk membuat tulisan semakin berkualitas. Yaitu terus menulis, menulis dan menulis. Dan tentunya harus dilakukan setiap hari.
Namun ternyata tak mudah mencapai hal tersebut. Untuk bisa menulis setiap hari, tentunya kita harus pandai dalam mencari dan menggali ide, sebagai bahan tulisan. 
Tetapi tak selamanya ide tersebut mudah didapat. Akhirnya kesulitan untuk menghasilkan satu tulisan, yang sering disebut dengan Writer Block. Alhasil ada kalanya timbul rasa malas untuk menulis, akibat tidak menemukan ide tulisan.
Nah, sekarang bagaimana caranya agar bisa menghasilkan tulisan setiap hari? Inilah lima cara sederhana yang  dapat diterapkan. Setidaknya menurut pengalaman saya pribadi.
  1. Melihat. Jika kesulitan mendapatkan ide tulisan di hari itu,  cobalah untuk memanfaatkan panca indera penglihatan. Artinya cobalah untuk melihat kondisi sekitar. Sebagai contoh ketika melihat seekor kucing,  maka kita bisa membuat sebuah tulisan tentang tips merawat kucing,  atau bagaimana memulai bisnis hewan peliharaan,  dan lain-lain.
  2. Memanfaatkan media. Tak hanya melihat kondisi sekitar. Ada kalanya menyimak suatu media, entah elektronik seperti radio dan televisi, bahkan media sosial, terbukti  mampu mendatangkan ide, untuk membuat sebuah tulisan. Katakanlah ketika menyaksikan berita bencana alam, politik atau berita terhangat lainnya. Termasuk berita selebriti dan kehidupannya, bisa dikembangkan menjadi satu tulisan yang cukup menarik.
  3. Mendengar. Ide untuk membuat sebuah tulisan,  bisa juga didapat ketika kita memanfaatkan indera pendengaran. Sebagai contoh ketika seorang teman bercerita,  betapa menyenangkannya acara liburan yang baru saja ia lakukan. Nah, cerita teman tersebut,  dapat kita tuangkan dalam sebuah tulisan, seperti tips berlibur bersama anak, atau tentang destinasi wisata yang dikunjungi si teman. Atau dari curahan hati seseorang, bisa juga menjadi sebuah tulisan motivasi dan inspirasi. Tentu saja jangan sampai terkesan mengumbar aib orang lain ya.
  4. Membaca. Jika mengalami kebuntuan dalam menemukan ide tulisan, cobalah mencari inspirasi dengan banyak membaca. Sebuah bacaan sedikit banyak akan dapat memberikan ide, untuk menjadi tema tulisan. Kita hanya perlu mengembangkan ide yang didapat dari bacaan tersebut,  menjadi tulisan hasil karya kita sendiri. Hanya saja perlu diwaspadai,  jangan sampai tulisan yang kita buat sama persis, dengan bahan bacaan tersebut ya. Itu sama saja dengan kita telah melakukan plagiat terhadap hasil karya orang lain.
  5. Segera menulis. Nah setelah mendapatkan ide untuk menulis, segera tuangkan dalam catatan. Hal ini perlu dilakukan,  agar ide tersebut tidak hilang. Tulis semuanya,  dan jangan berhenti untuk memeriksa ejaan, atau kalimat-kalimat yang tidak efektif. Biarkan saja tulisan mengalir apa adanya. Setelah selesai menulis semua yang ingin dituliskan,  barulah memperbaiki bagian mana yang harus diperbaiki. Dan yakinlah tulisan tersebut cepat selesai, dibandingkan ketika kita sering memeriksanya sebelum tuntas menuliskannya.
Nah, itulah lima cara sederhana saya, dalam mengatasi kebuntuan ketika menulis. Dan rata-rata saya berhasil mempraktekkannya. Selamat mencoba.
#30harimenulis
#hari1
#onedayonepost
#postematik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *