• Uncategorized

    Ketika Pertama Kali Menulis Fiksi

    Melakukan aktivitas menulis, membuat saya pada akhirnya mempelajari beberapa ilmu yang terkandung di dalamnya. Katakan seperti genre atau jenis tulisan,  yang secara garis besar  terdiri dari fiksi dan non fiksi. Mengingat awal bergabung di komunitas mendapat tugas menulis non fiksi, alhasil hingga sekarang saya lebih fokus untuk memilih genre ini. Namun ketika akhirnya mencoba memberikan kontribusi bagi pembuatan buku antalogi, dan jenis tulisan yang harus dibuat adalah fiksi, mau tidak mau saya membuatnya. Meskipun kurang percaya diri, alhamdulillah tulisan fiksi itu jadi juga, dan masuk dalam salah satu karya di buku antalogi tersebut. Berawal dari itu, seketika saya terpikir untuk mencari ilmu tentang menulis genre fiksi. Agar pengetahuan tentang menulis…

  • Uncategorized

    Fakta Penipuan Merajalela, Sudah Siapkah Langkah untuk Mengantisipasinya?

    Beberapa hari lalu, saya hampir saja menjadi korban penipuan seseorang. Ceritanya hari itu saya sedang memesan makanan lewat bantuan ojek online. Menurut penuturan bang ojek, makanan yang saya pesan harus menunggu lama,  karena  antriannya cukup panjang. Alhasil saya pun harus rela menunggu hingga pesanan datang. Tiba-tiba telepon genggam saya berdering. Terlihat nomer tak dikenal. Sebenarnya sudah menjadi kebiasaan saya,  untuk tak mengangkat telepon dari angka misterius seperti itu. Tetapi karena teringat sedang menunggu pesanan makanan, otomatis otak saya berkata,  jika ini pasti dari abang ojek untuk menginfokan pesanan. Namun saya terkejut, ketika menerima telepon tersebut, ternyata bukan dari abang ojek. Seseorang berkata dari seberang sana,  jika saya menerima sejumlah saldo…

  • Uncategorized

    Insan Medika, Jawaban Terbaik atas Kebutuhan Jasa Layanan Home Care bagi Keluarga Indonesia

    Suatu ketika seorang teman baik menghubungi via media chat,  tentang kegalauannya pasca melahirkan. Keinginan yang begitu kuat untuk menyusui buah hati,  ternyata tak berjalan dengan baik sesuai harapannya. Setelah mengorek lebih dalam penyebab dari semua ini, ternyata salah satunya karena si teman merasa kewalahan dengan kondisinya saat ini. Pindah ke rumah baru, dengan kerabat yang terpisah jauh oleh jarak, suami sering bekerja di luar kota, hingga keriuhannya mengurus dua buah hati usia dini. Mendengar cerita si teman,  saya jadi teringat enam tahun silam. Saya pun mengalami hal sama. Menjalani kehamilan dan mulai resah. Ketika tiba waktunya untuk kembali bekerja, bagaimana saya merawat buah hati? Siapakah yang akan membantu mengasuhnya, di…

  • Uncategorized

    Belum Menjadi Penulis Profesional, Di Mana Letak Kesalahannya?

    Tiba-tiba saja saya tersenyum sendiri. Melihat hasil kreasi foto yang saya buat melalui sebuah aplikasi. Singkat cerita dalam foto tersebut tertulis, bahwa saya adalah seorang writer dan blogger. Saya tulis atas kesadaran diri sendiri lhoūüėĀ.  Sungguh kepercayaan diri yang di luar batas, kawans!  Hihihiūüėā. Namun tak lama kemudian saya seperti heran sendiri. Berpikir bahwa berani benar menyebut diri sendiri sebagai seorang writer dan blogger. Tak lain dan tak bukan, karena secara fakta saya belum menghasilkan sebuah buku hasil karya sendiri. Ataupun sebagai blogger, saya pun masih amatir. Belum terjun sebagai blogger profesional,  yang sudah meraup pundi-pundi uang dari aktivitas menulis blog.  Sejatinya saya sudah menyukai aktivitas menulis sejak masa sekolah.…

  • Uncategorized

    Liburan Seru Tanpa Obyek Wisata? Dengan Tujuh Kegiatan Ini Bisa Banget Lho!

    Pagi ini saya menerima surat edaran dari sekolah putri kami. Berisi beberapa kegiatan sekolah menjelang akhir tahun pelajaran. Alamak!!! Banyak banget nih kegiatannya. Meskipun jam pelajaran sekolah enggak sepanjang hari-hari biasa, tetapi sangat terlihat bahwa jadwalnya sangat padat. Terlebih hendak memasuki bulan puasa. Otomatis semakin bertambah dengan kegiatan yang berkaitan dengan keagamaan. Eh,  tiba-tiba saja mata ini mengarah pada tanggal libur sekolah. Wow,  panjang juga waktunya. Hmmm ya maklumlah. Sebab bertepatan dengan hari raya pula. Alhasil khayalan ini mulai bermain-main dengan rencana, kemana ya liburan kali ini, dan apa saja yang akan dilakukan bersama keluarga. Lebih tepatnya berpikir, bagaimana mengisi liburan yang menyenangkan dan berkesan,  bagi seluruh keluarga. Enggak mau…

  • Uncategorized

    Bangun Pagi, Hal Sepele Segudang Manfaat

      Di suatu malam, saya berbincang seru dengan saudara sepupu. Saking asyiknya perbincangan itupun sudah mendekati jam sembilan malam. Tiba-tiba si saudara ini berkata “Besok dilanjut lagi ya. Ini sudah masuk jam tidurku. Karena biasanya aku bangun jam tiga pagi,¬† dan ini sudah jadi kebiasaanku.” Whaaatttsss??? Ya ampyuuunnn. War biasaaahh. Di saat orang lain di jam-jam tersebut, (termasuk saya..ups ūüėā), ¬† masih seru-serunya nonton TV atau asyik dengan gadget, si sepupu ini malah sudah harus tidur, karena¬† terbiasa bangun jam tiga pagi. Ingat ya gaes, sudah jadi kebiasaan. Hmmm, terpukau juga sih. Bagaimana ia bisa mengelola waktunya dengan baik. Bagaimana satu hal kecil nan sepele seperti bangun pagi,¬† sudah menjadi…

  • Uncategorized

    Sadar Politik Demi Kemajuan Bangsa, Why Not?

      Pemilihan Umum telah Memanggil Kita Sluruh Rakyat Menyambut Gembira Hak Demokrasi Pancasila Hikmah Indonesia Merdeka Bagi teman-teman yang terlahir di tahun 70- an ūüėā pasti familiar banget dengan lagu ini. Lagu tentang pemilihan umum,¬† yang mengajak seluruh masyarakat Indonesia,¬† untuk memilih wakil rakyat di parlemen,¬†¬†sebagai perpanjangan suara rakyat. Nah, tanpa terasa hari ini kita bertemu kembali dengan pemilihan umum. Mau tidak mau, kita akan kembali berpolitik.¬† Tepat di tanggal 17 april 2019, semua masyarakat¬†Indonesia,¬† akan memilih wakil rakyat sekaligus pemimpin Indonesia,¬† alias presiden dan wakilnya untuk lima tahun mendatang. Berbicara tentang pemilu mungkin¬† saat ini saya terlambat menuliskannya. Tapi ya sudahlah. Meskipun terlambat, semoga tulisan¬† ini bermanfaat bagi yang…

  • Uncategorized

    Empat Cara Bertanggung Jawab dalam Hidup, Can You Do It?

      Menjalani aktivitas pasca resign sungguh tak pernah saya bayangkan sebelumnya. Maklumlah, dulu semasa lulus kuliah sebuah idealisme selalu terpatri dalam hati saya. Bahwa saya harus bekerja, menjadi wanita karir hingga masa pensiun nanti. Demi membahagiakan orang-orang sekitar. Namun siapa sangka seiring berjalannya waktu, bertemu jodoh, menikah, dan memiliki keturunan, akhirnya sanggup mengubah idealisme tersebut. Bahwa pada akhirnya saya harus memilih. Dan inilah saya saat ini. Berubah haluan menjadi ibu rumah tangga,¬† dan berusaha fokus mengurus keluarga. Ada beberapa pendapat mengiringi keputusan saya ini. Salah satunya¬†bahwa,¬† wajar saja jika saya berani memutuskan resign,¬†ketika melihat dari sudut pandang aktivitas pekerjaan¬†suami. Dan ujung-ujungnya berkata,¬† bahwa sebenarnya mereka juga ingin mengikuti jejak saya.…

  • Uncategorized

    Lima Fase Keistimewaan Seorang Ibu, Syukurilah

    Menjadi seorang ibu adalah anugerah terbesar yang saya syukuri hingga detik ini. Menikah di tahun 2009, menikmati kehidupan rumah tangga bersama pasangan,¬†yang sempat terpisah oleh jarak selama dua tahun lamanya, tentu membuat hati sangat mendambakan kehadiran seorang anak. Ditambah dengan gunjingan beberapa orang, yang seenaknya menghakimi. Tanpa sadar bahwa hadir tidaknya¬† seorang keturunan,¬†adalah merupakan hak prerogatif Sang Mahakuasa. Ya, begitulah. Pada awalnya terasa sangat berat, namun perlahan hati ini mulai mampu menerimanya. Hingga pada saat tak terduga, Sang Pencipta mengabulkan apa yang menjadi harapan.¬† Di akhir bulan Maret 2013, saya ditakdirkan memulai kehidupan sebagai seorang ibu. Fase Mengandung Sangat¬†terkejut ketika dokter menyatakan hamil,¬† di saat sedang bertugas keluar kota sempat…

  • Uncategorized

    Jika Sudah Menjadi Hasrat, Singkirkan Alasan dan Keraguan. Lakukan Saja!

    Sore ini tiba-tiba saja saya berbincang asyik dengan seorang teman baik. Topik yang dibahas sangat sederhana. Hanya seputar hasrat dalam diri masing-masing. Syukurlah bahwa hasrat yang kami miliki sama. Yaitu sangat menggemari dunia tulis menulis. Jujur harus saya akui, perbincangan yang hanya berlangsung di dunia maya,¬† tanpa bertatap muka tadi sangat membekas di hati. Kami berbicara tentang hasrat yang sama.¬†Namun pola pikir kami sangatlah jauh berbeda.¬† Sehingga pada akhirnya membawa kami pada hasil yang jauh bertolak belakang. Si teman baik sangatlah konsisten dengan apa yang menjadi hasratnya. Ia selalu mencoba menulis setiap hari,¬† meskipun¬†terkadang memiliki¬†keterbatasan waktu,¬†atau berada dalam kondisi tak memungkinkan. Perjuangannya¬† begitu besar¬†untuk menekuni apa yang menjadi hasratnya. Tanpa…